Book Review: In a Dark, Dark Wood by Ruth Ware
Sebuah Novel Thriller untuk Pencinta Thriller
Blurb
Sebuah undangan pesta bujang membawa Nora datang ke sebuah mansion mewah di dalam hutan. Apa yang seharusnya menjadi momen-momen menyenangkan bersama teman-teman SMA-nya justru berubah menegangkan, saat terjadi sebuah pembunuhan.
Cerita dan Penokohan
Cerita dimulai dengan hawa thriller yang sangat kental, yaitu saat ada seorang wanita yang berlari di dalam hutan saat hari sudah gelap. Kejadian itu dibalut dengan atmosfir mencekam antara kepanikan, ketakutan, tekad, sekaligus putus asa. Sayangnya kejadian mirip-mirip seperti itu sudah banyak dijumpai di film thriller, dan sedikit membuat awal buku ini terasa cliché. Tapi karena buku ini dibuat pada tahun 2015, opening pada buku ini sangat dapat dimaklumi. Terlebih lagi aku pribadi jarang menemui kejadian ini di buku, maka pengalaman saat membaca pun masih terbilang seru.
Setelah itu cerita dibawakan dengan alur maju mundur. Ada dua timeline yang terjadi sepanjang buku, yang pertama adalah saat kejadian di pesta bujang (yang banyak diceritakan pada paruh pertama buku), dan yang kedua saat Nora sudah terbaring di rumah sakit. Kedua timeline tersebut dihubungkan dengan flashback yang terjadi ketika Nora berusaha mengingat-ingat kejadian penting yang dilupakan otaknya diluar kemauannya.
Endingnya sendiri sangat terasa ingin di-twist oleh penulisnya, karena sepanjang buku hampir setiap tokoh dibuat memiliki motif. Sayangnya bagiku yang biasa membaca buku-buku dengan twist super kejam, buku ini gagal mengejutkanku. Mulai dari pelaku, motif, hingga akar permasalahan, semua mudah tertebak. Mungkin kamu juga akan dengan mudah menebaknya kalau kamu memperhatikan adanya keanehan yang sudah ditampilkan sejak awal-awal.
Sepanjang buku ini dibawakan oleh sudut pandang orang pertama Nora, yang banyak menggambarkan kejadian di sekelilingnya, juga pikiran dan suasana hatinya. Meski bergenre psychological suspense thriller, sebenarnya bagian yang sangat terasa psychological adalah sekitar paruh terakhir buku, saat banyak membahas mengenai Nora dan pikirannya.
- Nora (Eleonora Shaw): tokoh utama; seorang penulis yang sudah 'menghilang' tanpa kabar selama 10 tahun dari teman-teman SMAnya; tersangka pembunuhan.
- Nina (Nina da Souza): satu-satunya teman SMA Nora yang masih berkontak dengan Nora; seorang dokter; pacar Jess.
- Clare (Clare Cavendish): sahabat Nora sejak kecil; selalu membela Nora saat sekolah; putus kontak sejak SMA.
- Flo (Florence Clay): sahabat Clare present day; yang mengadakan pesta bujang Clare.
- Tom (Tom Deauxma): teman kerja Clare; satu-satunya lelaki dalam pesta bujang; pacar Bruce.
- Melanie (Melanie Cho): teman Clare; ibu satu anak yang meninggalkan anak bayinya demi ikut pesta bujang Clare.
- James (James Cooper): mantan pacar Nora; calon *****.
- Lamarr: detektif yang menginterogasi Nora.
Kesimpulan
Jadi, menurutku pribadi buku ini lumayan asyik diikuti, bisa dinikmati, namun tidak bisa disebut sangat bagus. Aku memberi rating 3,5/5 untuk buku ini.
Desain
Yang kupunya adalah buku terjemahan, cetakan pertama bulan November 2016.
Dengan jilid softcover, buku ini ringan dan nyaman dibawa kemanapun. Cetakannya menggunakan bookpaper dan tidak 'floppy', sehingga selesai membaca buku akan cukup membuat tangan pegal, terutama jika dipegang satu tangan.
Covernya bernuansa hijau tua, dengan ukuran dan jenis font yang dibuat berbeda dalam judul. In a Dark dibuat kecil dan berwarna putih, sedangkan Dark Wood dibuat sangat besar dan berwarna oranye menyala. Sekilas, kita akan mengira judul buku ini adalah Dark Wood. Aku kurang paham mengapa dibuat seperti ini, padahal menilik cover aslinya, mereka tetap menyamakan jenis maupun ukuran font judul. Warna oranye menyala tadi sama dengan yang digunakan pada bagian dalam rumah. Sehingga secara garis besar, perpaduan warnanya hanya hijau tua dan oranye menyala.


Comments
Post a Comment