My All Time Favorite Book : Master of The Game

Ratu Berlian, Karya Luar Biasa Sidney Sheldon

"Apa buku favoritmu?" adalah pertanyaan yang paling sering dilontarkan saat kita bilang kita suka membaca. Padahal, memberikan titel "Buku Favorit" tidak segampang yang dibayangkan, karena sangat banyak buku-buku bagus yang sudah dibaca dan banyak yang layak mendapatkan titel tersebut.

Cara menentukan buku favorit bagiku adalah sebuah buku yang berhasil memberikan pengaruh yang sangat besar setelah aku selesai membacanya, buku yang berhasil membuatku terpaku (dan terpukau) dari awal sampai akhir, buku yang membuatku terngiang-ngiang bahkan setelah seminggu sejak terakhir aku menamatkannya. Apa lagi ya? Yang jelas, buku yang tidak akan membuatku bosan meskipun sudah berulang kali aku membacanya. Ini adalah buku favoritku.


Master of the Game menurutku adalah sebuah maha karya, karya yang luar biasa buatan Sidney Sheldon. Meskipun banyak buku-buku Sidney Sheldon lainnya yang bagus juga, buku ini yang menjadi favoritku. Kalau kuhitung, terakhir kali adalah kali kelimaku reread dan akan kuulang terus di waktu yang akan datang. Omong-omong, apa kamu pernah membaca Twilight? Di buku pertamanya dijelaskan Bella Swan dengan Wuthering Heights-nya, nah sama dengan itu, kalau aku Cynthia Liem dengan Master of the Game-nya. Hehe.

Buku ini menceritakan lima (boleh disebut enam) generasi McGregor dan Blackwell. Cerita bermula dari generasi Jamie McGregor, yang pamit kepada orang tua nya untuk bekerja sebagai penggali berlian. Ia sudah melewati ratusan masa-masa mengenaskannya saat ia ditipu orang, hingga ia harus berkali-kali hampir mati. Kisah lalu dilanjutkan ke anaknya, Kate McGregor yang memiliki kepribadian besi dan kemauan baja. Kate wanita yang berkuasa dan mau menguasai, itu yang menjadikan jalannya menuju puncak kejayaan. Setelah itu ada sepenggal kisah tentang Tony, anak Kate, lalu dilanjutkan oleh si kembar Eve dan Alexandra, dan diakhiri oleh kemunculan Robert, buyut Kate.

Tapi jangan disangka hanya sebatas itu. Karena terlalu kompleks, banyak cerita yang tidak dapat kusampaikan di sini. Salah satu yang membuatku paling terkesan adalah sahut-sahutan "...Kruger! ...Brent! ...Kruger!" di ambang keputusasaan Jamie yang merangkak di padang berlian (dan ranjau) yang nantinya justru dibuat menjadi nama perusahaannya. Wow.

Bagian yang sangat kusukai adalah kisah Jamie dan si kembar. Perasaan tiap baca itu... mind blowing. Mengikuti kisah Jamie serasa aku menjadi teman perjalanannya, tapi aku ikut menemani anaknya, cucunya, buyutnya, sampai bertemu canggahnya. ISN'T THAT AMAZING? 😭💖

Jadi, apa buku favoritmu?

Comments

Popular Posts